Pentingnya Rasa Memiliki (Sense of Belonging) Dalam Bekerja

Rasa memiliki (sense of belonging) merupakan ekspresi jiwa yang penting dalam kehidupan seseorang. Rasa memiliki juga akan memiliki dampak yang nyata terlihat secara signifikan di dalam perilaku seseorang. Seseorang yang memiliki rasa memiliki akan bertindak peduli, terikat, memiliki empati, termotivasi bahkan mampu memberdayakan dirinya sendiri meskipun tidak ada stimulan.

Contoh konkret rasa memiliki di dalam kehidupan adalah ketika seseorang merasa memiliki rumah, maka dia akan senantiasa menjaga dan membersihkan rumah tersebut terlebih rumah tersebut adalah tempat bernaungnya. Ketika seseorang memiliki anak, maka dia akan berupaya memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Bahkan ketika seseorang memelihara binatang peliharaan seperti burung ataupun kucing, dia akan menjaga agar binatang peliharaannya tidak mati kelaparan dan dapat selalu sehat.

Sayangnya rasa memiliki ini cenderung tidak terlihat di dalam dunia kerja. Cukup banyak dari kita yang memandang pekerjaan sebagai beban dan tempat bekerja hanya sebagai pihak yang memasok gaji untuk melangsungkan kehidupan kita. Ironisnya rasa memiliki ini hampir luntur (bahasa halus dari nyaris tidak ada) di dalam perusahaan. Kita seringkali menyepelekan hal-hal kecil yang jika digabung secara keseluruhan berpotensi merugikan perusahaan tempat kita bekerja dan mencari nafkah ini.

 Acapkali kita melakukan pemborosan yang tidak disengaja yang terjadi karena sikap ketidakpedulian yang merupakan buah dari tidak adanya rasa memiliki. Lupa mematikan air di kamar kecil, lupa mematikan pendingin udara ketika tidak ada orang bahkan lupa menutup valve secara rapat, lupa memeriksa apakah suku cadang yang digunakan untuk sarana produksi masih ada atau tidak dan yang lebih parah adalah lupa melayani pelanggan dengan baik serta tidak jujur dengan menyembunyikan fakta akan berdampak sangat besar bagi perusahaan tempat kita mencari nafkah. Pernahkah kita menghitung potensi pemborosan akibat hal ini. Sebagai ilustrasi pemborosan yang terjadi akibat lupa menutup kran air di kamar kecil adalah sebagai berikut : misalnya jumlah air yang dibuang selama satu jam adalah sekitar 10 meter kubik, maka selama sehari jam kerja jumlah air yang dibuang adalah sebesar 80 meter kubik untuk satu keran selama sehari atau sebesar 2000 meter kubik untuk 25 hari kerja dalam sebulan. Masalahnya adalah satu cabang bisa memiliki beberapa keran yang lupa untuk ditutup. Misalnya suatu cabang pabrik bisa memiliki lebih dari 10 kran air. Maka jumlah air yang terbuang di cabang tersebut adalah sebanyak 20.000 meter kubik sebulan. Jika tingkat kelupaan/tingkat ketidakpedulian adalah sekitar 30% maka potensi air yang terbuang selama sebulan adalah 20.000 meter kubik kali 30% = 6.000 meter kubik. Sehingga pemborosan yang terjadi akibat tingkat kelupaan/ketidakpedulian sebesar 30% ini adalah Rp. 6.000.000 sebulan untuk satu cabang dengan asumsi harga air adalah Rp. 1.000 per meter kubik. Bagaimana jumlah potensi kerugian yang dialami oleh perusahaan yang memiliki banyak cabang jika karyawan pada semua cabang tidak memiliki kepedulian akibat kurangnya rasa memiliki. Ilustrasi di atas hanya untuk air saja yang merupakan hal yang kecil di dalam perusahaan. Belum untuk kerugian akibat pemborosan listrik karena lupa mematikan pendingin udara, komputer, bahkan lampu. 

Kerugian ini merupakan kerugian bagi kita semua dari golongan rendah hingga golongan puncak, karena perusahaan adalah ibarat ladang yang harus kita garap dengan baik dan benar akan dapat menghasilkan sesuai harapan kita. Kemajuan perusahaan akan berdampak baik bagi kita semua selaku karyawan, demikian pula kemunduran perusahaan akan berdampak buruk bagi kita. Oleh sebab itu sudah sepatutnya kita peduli dan mengembangkan rasa memiliki terhadap perusahaan yang menjadi ladang garapan kita. Ladang yang digarap dengan rasa syukur, rasa memiliki dan rasa cinta akan memberikan hasil yang memadai bagi penggarapnya, demikian pula dengan pekerjaan yang dilakukan dengan kerelaan dan rasa cinta. Singkatnya sikap memiliki terhadap perusahaan akan memberikan hasil yang positif bagi kita yang bekerja di dalamnya. 

Oleh : Robiyanto