0351 454139
sman5madiun@gmail.com / admin@sman5madiun.sch.id
Kota Madiun, Jawa Timur, INA. 63139
blog-img
30/09/2020

TENTARA GENIE PELAJAR KOMPI II MADIUN BOJONEGORO DAN PATI

budi irawan | Umum

Di Bojonegoro , atas inisiatif dari pemuda Roesnin dan DBH.Joewono yang anggotanya dari para pelajar SMP dan SMT baik berasal dari Ex. Anggota kader Barisan Pelajar maupun dari sekolah-sekolah lainnya, yang kemudian terhimpun dalam satu markas Front Pelajar Bagian Genie /Zeni Bojonegoro di gedung ex. Sekolah Kepandaian Putri (SKP Negeri ), Roesnin sebagai pimpinan yang Desember 1947 melanjutkan sekolah ke Yogyakarta diganti Soejitno pelajar SMT Bojonegoro.anggota TGP dalam markas itu belum banyak kurang lebih 20 anggota, yang memproduksi Brandfessen (botol-botol pembakar) yaitu alat bakar untuk bumi hangus.

            Pada Januari 1948 Sdr. Dandy Kadarsan dan Sdr. Slametono dari TGP Pusat Malang datang meresmikan Front Bagian Genie menjadi Tentara Genie Pelajar Detasemen V seksi 501 atau seksi “B” Bojonegoro. Anggota TGP Bojonegoro yang jumlahnya sudah bertambah menjadi 36 , ikut aktif dalam operasi militer dan bergabung dengan Brigade “Ronggolawe” Pimpinan Let. Kol. TNI Soedirman. Dalam agresi Militer Belanda II TGP Bojonegoro mendapat tugas penghancuran jembatan-jembatan untuk menghadang tentara Belanda. Selesai penghancuran jembatan Pasukan TGP beralih tugas sebagai pasukan tempur.

            Di Madiun, Setelah peristiwa PKI / Muso 1948 di Madiun, disusul Agresi militer Belanda II, dalam rangka mempertahankan kemerdekaan RI, para senior TGP membuka pendaftaran bagi para pemuda untuk ikut bergerilya bergabung dalam Tentara Genie Pelajar melawan agresi militer Belanda, pendaftaran dilaksanakan di gedung Sekolah Teknik (ST) depan Markas Mobrig Kletak, Madiun. (sekarang SMP Negeri 12 Madiun), pada saat itu terkumpul 98 anggota TGP dan dibentuk kompi 2 wilayah Madiun. Saat awal kedatangan Belanda pasukan TGP sudah kehilangan 2 anggotanya yaitu, saudara Heru Muljono dan Agus Suwarno anak Jl. Pandan dan Jl. Kalimantan yaitu saat ditugaskan meledakan Kantor Telpon di berondong serdadu Belanda, kemudian yang mengharukan gugurnya Pemuda Bagyo dan Saparno, teman karib sejak kecil dari Njuritan Madiun, berdua gugur saat memasang ranjau di jalan raya Saradan dekat SMP 2 Saradan sekarang. Tubuh mas bagyo saparno hancur hingga dijadikan satu dimakamkan di TMP Madiun. Dalam 1 tahun perjuangan Pasukan TGP kompi 2 Madiun harus merelakan 28 pejuang yang gugur di medan laga.

Daftar Anggota TGP Kompi II yang Gugur di pertempuran

 

No

Nama

Tempat Gugur

Tanggal Gugur

1

Agus Suwarno

Madiun

25-12-1948

2

Heru Muljono

Madiun

25-12-1948

3

Muljadi

Madiun

26-12-1948

4

Wandojo

Kwadungan, Ngawi

31-12-1948

5

Kusminhat

Ngawi

2-1-1949

6`

Sugiman

Slaung, Ponorogo

8-1-1949

7

Kresno

Kayang, Dolopo

16-2-1949

8

Dwisodo Jatono

Kedungprau, Ngawi

21-2-1949

9

Sentot Santoso

Kedungprau, Ngawi

21-2-1949

10

Sumantri

Kedungprau, Ngawi

21-2-1949

11

Sutopo C

Kedungprau, Ngawi

21-2-1949

12

Kuswadi

Sambiroto, Nganjuk

22-2-1949

13

Wakiran Woerjanto

Beran, Nganjuk

12-3-1949

14

Sukatminaris

Walikukun

10-5-1949

15

Sudarmadi

Sukolilo , Pati

-2-1949

16

Singgih

Tegal wero ,Pati

22-3-1949

 

Bagikan Ke:

Populer